TINJAUAN LAPANGAN DALAM RANGKA PELAKSANAAN UJIAN KOMPETENSI TEKNIS TAHAP 1 PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) DI TULUNGAGUNG

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melaksanakan ujian seleksi Kompetensi Teknis Tahap 1 Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tahun 2021 di Tulungagung. Ujian seleksi Kompetensi Teknis Tahap 1 Guru PPPK sesuai jadwal, yaitu tanggal 13-17 September 2021.

Dalam rangka kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, pada hari ini Senin, (13/9/2021) mulai pukul 09.00 WIB melaksanakan peninjauan langsung oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Rahadi P. Bintara, SE. M.Si, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Tulungagung dan Trenggalek Solikin S.Pd, M.Pd dan Kepala Perangkat Daerah terkait ke lokasi ujian.

Adapun lokasi kunjungan yang dituju diantaranya, yakni SMKN 1 Boyolangu, SMKN 2 Boyolangu, dan SMKN 3 Boyolangu.

Dalam pernyataan, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, menyampaikan bahwa untuk di Kabupaten Tulungagung pelaksanaan tes PPPK diikuti sekitar 3.697 orang peserta dengan formasi yang tersedia nantinya ada 1300 orang/formasi, dengan rincian untuk Guru SD dan SMP sekitar 862 orang/formasi, sedangkan sisanya untuk tenaga SMA dan SMK yang ada di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Seleksi Kompetensi Guru PPPK tahun 2021 adalah upaya untuk menyediakan kesempatan yang adil, yang bersih, yang demokratis untuk guru-guru honorer yang memiliki kompetensi yang baik agar dapat mendapatkan perlindungan kerja dan penghasilan yang layak.

Sedangkan yang diujikan dalam tes meliputi Tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) dan Tes SKB (Seleksi Kompetensi Bidang), dengan materi ujian tes yaitu tes manajerial dan sosiokultural, tes wawancara, dan tes kompetensi teknis.

Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi PPPK Guru ini sudah melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, yang meliputi : (1) Seluruh peserta ujian diwajibkan untuk melakukan tes antigen untuk membuktikan bahwa dirinya negatif COVID-19, (2) Sudah melakukan vaksinasi minimal dosis pertama untuk wilayah Jawa, Madura, dan Bali.