SOSIALISASI PERATURAN BUPATI NOMOR 86 TAHUN 2020 TENTANG ZAKAT, INFAQ DAN SEDEKAH ASN BERSAMA BAZNAS

Jum’at, (8/10/2021) Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tulungagung melaksanakan Sosialisasi Peraturan Bupati tentang Zakat, Infaq dan Sedekah.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Praja Mukti mulai pukul 08.30 WIB ini, dihadiri oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Ketua Baznas Tulungagung KH. Samsul Umam, Beberapa Asisten dan Staf Ahli Kabupaten Tulungagung, serta Perangkat Daerah terkait.

Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan ini, dengan harapan agar masyarakat memahami akan pentingnya zakat, infak dan sedekah untuk kesejahteraan umat, terlebih bagi ASN dan pegawai BUMD di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, agar berkenan mengeluarkan zakat profesi sebagai pembersih harta.

Bupati Tulungagung juga berharap, para Muzakki dan Petugas Unit Pengumpul Zakat selaku peserta sosialisasi agar memanfaatkan momentum ini untuk dapat menggali sebanyak-banyaknya pengetahuan mengenai zakat, infaq, dan sedekah yang sangat membantu dalam menjalankan tugas dan amanah yang mulia ini.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menghimbau kepada ASN dan pegawai BUMD, agar bisa menjadi pelopor sekaligus berperan aktif dalam berzakat, infaq dan sedekah. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, dalam rangka penanganan fakir miskin, mengurangi masalah kemiskinan di Kabupaten Tulungagung dan peningkatan perekonomian, khususnya dalam masa pandemi covid-19 ini.

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan ketetapan kepada ASN dan pegawai BUMD Kabupaten Tulungagung, bahwa gaji yang diterima akan dipotong 2,5% dari pendapatan yang tercantum dalam daftar gaji, dan nantinya akan disalurkan untuk pembayaran zakat, infaq, dan sedekah.

Setidaknya dengan terbitnya Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 86 Tahun 2020 ini, ASN dan pegawai BUMD diharapkan mengeluarkan zakat, infak, dan sedekah mereka guna meningkatkan kesejahteraan warga yang tidak mampu. Karena di dalam pasal tentang tata cara pengumpulan zakat/infak/sedekah, ASN dan pegawai BUMD diminta untuk membuat surat pernyataan kesedian berzakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.

ASN dan pegawai BUMD juga diberi kebebasan untuk memilih zakat, infak, sedekah sesuai dengan kehendak masing-masing. Akan tetapi, hal terpenting yang harus dilakukan oleh Baznas adalah mendorong setiap ASN dan pegawai BUMD untuk menunaikan zakat bagi yang telah memenuhi nishab dan haul.