RAKERNAS AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH TAHUN 2021

Selasa, (14/09/2021) dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara dalam penanganan pandemi covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional serta menjaga kepercayaan publik, Kementerian Keuangan RI menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 dengan tema “Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri, Bersama Hadapi Pandemi”.

Acara ini juga diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui vidcon, yang dihadiri oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si, Inspektur Kabupaten Tulungagung Drs. Tranggono Dibjoharsono, MM dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. J. Bagus Kuncoro, M.Si di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan tahun ini dilaksanakan dalam beberapa rangkaian kegiatan, mulai tanggal 16 Agustus sampai dengan 14 September 2021, berupa kegiatan aneka lomba, webinar, coaching clinic, dan talkshow, termasuk pemberian penghargaan kepada entitas pelaporan peraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam berbagai kategori.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah melakukan sinergi kuat didalam mewujudkan pertanggungjawaban keuangan negara secara profesional, akuntabel, dan transparan. Dengan bersinergi melibatkan penegak hukum, maka akan menghindari potensi terjadinya risiko penyelewengan terhadap uang negara yang pada akhirnya mengurangi efektivitas program pemerintah.

Menurutnya, peningkatan yang terjadi menunjukkan indikator semakin meningkatnya tata kelola termasuk pengelolaan barang milik daerah juga menjalankan fungsi dan tugas serta tanggung jawab pemerintahan.

Saya angat apresiasi dan memberikan penghargaan kepada seluruh kepala daerah yang terus menjaga tata kelola keuangan negara, karena ini adalah bagian tugas kita, semoga langkah yang dilakukan diridhoi Allah, bukan sesuatu yang mudah untuk mencapai WTP, karena yg kita gunakan adalah dana publik dan harus kita gunakan dengan baik, kalau masih ada lembaga yang masih belum meraih wtp, kita berharap dapat ditingkatkan lagi laporannya sehingga memperoleh WTP, “tuturnya.


Beliau juga menyampaikan, bahwa kementerian, lembaga dan Pemda harus mampu mengelola keuangan serta barang negara sesuai dengan fungsinya, apalagi ditengah pandemi covid-19 saat ini, juga harus bisa mengawasi penggunaan anggaran agar tetap sasaran.


Usai Sambutan, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyerahkan Penghargaan kepada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk LKPD Tahun Anggaran 2020 secara virtual. Kabupaten Tulungagung berhasil meraih opini WTP 2 kali berturut-turut.