PENYERAHAN BANTUAN PAKET SEMBAKO SECARA SIMBOLIS OLEH PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG

Jum’at, (31/12/2021) Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan Bank Jatim Cabang Tulungagung berbagi bersama masyarakat Kabupaten Tulungagung dengan sasaran warga dari berbagai elemen lingkup Kabupaten Tulungagung.

Sebelum pendistribusian paket sembako ke masyarakat Tulungagung, diawali dengan penyerahan paket sembako tersebut secara simbolis, yang diwakili masing-masing penerima diantaranya dari tukang becak, sopir non ASN, tenaga kebersihan pendopo, kantor Bupati Tulungagung, Rumah Dinas Wakil Bupati, serta keluarga miskin lingkup Kabupaten Tulungagung.

Penyerahan paket sembako dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Tulungagung Ny. Siyuk Rihayati Maryoto Birowo, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE, Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Tulungagung Ny. Endang Retno Gatut Sunu Wibowo, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung beserta istri, dan Kepala Perangkat Daerah terkait, yang bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso mulai pukul 08.00 WIB.

Bantuan tersebut diberikan masing-masing orang berupa paket sembako. Adapun penerima bantuan total sebanyak 148 paket sembako, yang terdiri dari : (1) Tukang Becak sebanyak 35 orang, (2) Pengemudi Non ASN sebanyak 18 orang, (3) Tenaga Kebersihan Pendopo, Kantor Bupati Tulungagung dan Rumah Dinas Wakil Bupati Tulungagung sebanyak 36 orang, serta Keluarga Miskin lingkup Kabupaten Tulungagung sebanyak 59 orang.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam penjelasannya menyampaikan, bahwa bantuan-bantuan tersebut dimaksudkan sebagai upaya agar masyarakat tetap beraktivitas menjalankan kehidupannya seperti semula, serta sebagai strategi untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Bupati Tulungagung menghimbau, walaupun dalam kondisi PPKM tentunya aktivitas perekonomian harus tetap berjalan dengan penerapan prokes serta kerjasama dari semua pemangku kebijakan dan kedisiplinan masyarakat.