PENYALURAN BANTUAN TUNAI PEDAGANG KAKI LIMA DAN WARUNG OLEH TNI

Kamis, (21/10/2021) bertempat di Makodim 0807 Tulungagung, mulai pukul 08.00 WIB. Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Kodim 0807 Tulungagung melaksanakan penyaluran Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung oleh TNI.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf. Yoki Malinton Kurniafari, S.H. M.Tr (Han) M.I.Pol, Kabag Logistik Polres Tulungagung AKP. Sri Yuliastutik, SH, Kasubsi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulungagung Mustofa Al Fakih, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tulungagung Drs. Slamet Sunarto, M.Si, serta para Danramil Jajaran Kodim 0807 Tulungagung.

Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam masa pemberlakuan PPKM akibat Pandemi covid-19 membawa dampak terhadap keberadaan seluruh lapisan masyarakat tidak terkecuali para PKL dan Warung.

Namun demikian Pemerintah tidak berpangku tangan terhadap keberadaan ini, dan salah satunya adalah memberikan Program-program bantuan langsung kepada masyarakat sebagaimana penerimaan bantuan tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung oleh TNI ini. Sedangkan Program Bantuan Pemerintah yang lain berupa Bantuan Prakerja, BNTP, PKH, dan BPUM.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan tunai untuk pedagang Kaki Lima dan Warung oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama Forkopimda Tulungagung, dan di lanjutkan penanda tanganan Berita Acara Saksi Pejabat penyerahan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan Warung.

Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari, SH.M.Tr (Han) M.I Pol dalam sambutannya menyampaikan, program bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung merupakan upaya pemerintah untuk mengatasi dampak covid-19 secara menyeluruh kepada masyarakat, dengan mempertimbangkan bahwa masih ada pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Pelaksanaan penyaluran bantuan ini dilaksanakan secara langsung kepada penerima dengan melibatkan anggota TNI dan juga anggota Polri dengan pertimbangan percepatan pemberian bantuan dan keterjangkauan yang mencakup seluruh wilayah.

Jumlah penerima bantuan tunai pedagang kali lima dan warung di Kabupaten Tulungagung seluruhnya 3500 orang. Dana yang diterima per orang sejumlah Rp. 1.200.000 ,- dan total anggaran nya Rp. 4,2 Milyar.
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam sambutannya menyampaikan, bahwa bantuan BPUM yang sudah tersalurkan di Kabupaten Tulungagung sebanyak 149.954 orang dengan nilai Rp. 252.258.000.000,-
Bantuan-bantuan tersebut dimaksudkan sebagai upaya agar masyarakat terutama para pelaku usaha tetap beraktivitas menjalankan usahanya dan sebagai strategi untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Upaya-upaya tersebut mulai terlihat hasilnya, hal ini terbukti bahwa Pertumbuhan Ekonomi Nasional pada kuartal kedua tahun 2021 mencapai 7,07 Persen.


Bupati Tulungagung menghimbau, walaupun dalam kondisi PPKM tentunya aktivitas perekonomian harus tetap berjalan dengan penerapan prokes serta kerjasama dari semua pemangku kebijakan dan kedisiplinan masyarakat.
Diharapkan kondisi ini bisa terus dipertahankan, bahkan diusahakan untuk ke level yang lebih baik dan Pandemi covid-19 dapat segera berakhir, sehingga para pelaku usaha, PKL dan warung akan kembali bangkit dan dapat beraktivitas seperti semula.