PENGARAHAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA JOKO WIDODO

Senin, (25/10/2021) Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si dan Kepala Perangkat Daerah terkait mengikuti rapat pengarahan Presiden RI Ir. Jokowi Widodo dari Istana Presiden melalui Vidcon di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso mulai pukul 16.00 WIB.

Rapat tersebut diberikan kepada para menteri dan Kepala Daerah Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Indonesia terkait Penanganan Covid-19.

Turut hadir secara virtual Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin, Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Kapolri.

Dalam kesempatan Itu, Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan, pentingnya penegakan disiplin protokol kesehatan serta tracing dan testing perlu ditingkatkan secara signifikan.

“Kita perlu mendorong perilaku masyarakat yang mematuhi protokol kesehatan melalui kampanye protokol kesehatan secara sistematis di masyarakat yang melibatkan berbagai kalangan dan operasi yustisi untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan dan mendorong strategi tracing dan testing yang tepat sasaran, vaksinasi secara masif sesuai target,” ujarnya.

Presiden Jokowi juga menyampaikan pembangunan pusat karantina dan isolasi, fasilitas karantina terpusat disediakan untuk pasien asymptomatic dan ringan sehingga Rumah Sakit tidak penuh, dan mencegah penularan dalam keluarga.

Setiap daerah yang memiliki jumlah kasus yang tinggi agar menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai untuk menangani pasien OTG dan gejala ringan.

“Disamping itu kita juga harus menerapkan manajemen perawatan covid-19 dengan cara menerapkan standar protokol terapi penanganan pasien serta memastikan setiap rumah sakit rujukan memiliki bed capacity, medical supplies dan equipment yang memadai untuk menjalankan protokol kesehatan tersebut,” tegasnya.

Presiden Jokowi menambahkan, bahwa terkait BOR Pandemi Covid-19 sudah di bawah standar WHO, namun mengingat bahwa pandemi belum berakir agar hati-hati karna tren dunia naik 2 %, di eropa naik 23%, amerika selatan naik 13%, karna itu di indonesia harus tetap waspada.
Presiden mengajak semua untuk harus melakukan secara bersama – sama dalam menjaga dan mematuhi protokol kesehatan di seluruh daerah Indonesia. Beliau juga menegaskan koordinasi dan sinergitas harus ditingkatkan.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini nanti berdampak pada penurunan angka Covid-19 yang kita tidak tahu kapan berakhir,” pungkas Presiden Jokowi.
Acara kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab Presiden RI Ir. Joko Widodo kepada beberapa Kepala Daerah terkait perkembangan covid-19 dan bagaimana langkah-langkah penanganannnya terhadap penanggulangan penyebaran Covid-19.