PEMBUKAAN PELATIHAN METODE ARBAIN DI PONPES AL AZHAR TULUNGAGUNG

Minggu, (19/12/2021) bertempat di Pondok Pesantren Al Azhar Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung mulai pukul 08.30 WIB. Pemerintah Kabupaten Tulungagung menghadiri dan membuka Pelatihan Metode Baca Kitab Gundul Mudah dan Cepat (Arbain).

Acara yang dihadiri sekaligus dibuka oleh Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE, juga dihadiri oleh Muassis Pondok Pesantren Al Mubarok Demak KH. Muharror Khudlori, Ketua Pengasuh Pesantren Al Azhar Tulungagung KH. Imam Mawardi, Pengasuh dan Asatidz utusan Pesantren lingkup Jawa Timur, Perangkat Daerah terkait, dan Forkopimcam Kedungwaru.

Ketua Pengasuh Pesantren Al Azhar Tulungagung dalam laporannya menjelaskan, bahwa maksud terselenggaranya kegiatan ini, semoga kegiatan ini mampu memotivasi dan menumbuhkan minat serta daya tarik seluruh santri mempelajari Kitab Gundul ini.

Selain itu, tujuan Diklat Metode Baca Kitab Gundul Mudah dan Cepat ini, diharapkan dapat : (1) Memperkenalkan sebuah metode baru dalam mempelajari Kitab Gundul, (2) Memberikan bekal kepada pembina untuk bisa membimbing santri membaca Kitab Gundul dengan mudah dan cepat, (3) Memberikan motivasi kepada santri untuk tidak takut dan enggan belajar kitab Gundul.

Sementara itu, sambutan Bupati Tulungagung yang dibacakan oleh Wakil Bupati Tulungagung menyampaikan, bahwa Pondok pesantren adalah salah satu benteng terbaik bangsa Indonesia dalam memerangi paham radikalisme dan terorisme yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Pondok pesantren, merupakan obor dan penerang bangsa Indonesia dalam menanamkan pemahaman agama islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Selanjutnya, mengajak segenap Keluarga Besar Ponpes, untuk memperkuat pondasi pendidikan dan strategi dakwah, agar Pondok ini dapat terus tumbuh dan berkembang tanpa kehilangan jati dirinya di tengah arus zaman yang terus berubah. Mari kita tingkatkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan islam, utamanya dengan memberikan perhatian yang lebih besar lagi pada visi keislaman, kemodernan dan kemanusiaan, agar kita dapat mengimbangi kemajuan dan perkembangan zaman yang semakin komplek ini.