Launching Produk Wisata dan Festival Wisata Desa di Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu

Tulungagung, Sabtu (22/05/2021) Rombongan Gubernur Jawa Timur dan Bupati Tulungagung beserta Jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung menghadiri Launching Produk Wisata dan Festival Wisata Desa serta penyerahan bantuan keuangan khusus penguat permodalan Bumdesa / BKK Paman Desa oleh Gubernur Jawa Timur di Nangkula Park Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu. Acara ini juga diikuti oleh PLH. Pemprov Jatim Dr. Ir. Heru Tjahyono, M.M., Kepala OPD Pemprov Jatim, dan beberapa Kepala Desa di Tulungagung.

Mohammad Yasin, selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Provinsi Jawa Timur, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pada tahun 2020 Tim Bumdesa didampingi yang HM. Sampoerna ada 20 Bumdesa dan pada tahun 2021 ini ada 4 Bumdesa, hal ini melengkapi program Ibu Gubernur yang Memberikan Bantuan Permodalan di 2020 kemarin ada 100 Bumdesa yang sudah diberikan bantuan pemodalan dan ditahun ini alhamdulillah Bu Gubernur sudah memberikan bantuan pemodalan untuk 200 Bumdesa masing-masing 75jt rupiah.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M. juga menyampaikan bahwa, pada saat ini di Kabupaten Tulungagung sudah terbentuk Bumdesa sebanyak 257. Dari 257 Bumdesa dapat diklasifikasikan dalam tiga kategori yaitu, Bumdesa maju sebanyak 66, Bumdesa berkembang sebanyak 97, dan Bumdesa Pemula sebanyak 94. Untuk Bumdesa di Kabupatem Tulungagung yang mempunyai usaha wisata yang tercatat dalam Aplikasi Data Desa Center ada 23, salah satu contoh wisata desa yang menjadi unit usaha Bumdesa adalah Nangkula Park yang terletak di Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu yang merupakan wisata desa yang dibangun oleh pemerintah Desa dan dikelola oleh Bumdesa Larasati.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, inisiasi ini merupakan kerja bersama dari Tim Bumdesa Larasati yang kemudian menyiapkan Nangkula Park, semakin dekat dengan pemukiman warga maka semakin bagus karena akan memberikan penguatan perekonomian kepada masyarakat terdekat.
Setiap wisata memberikan dampak yang signifikan terhadap pergerakan UMKM lokal.