JAWA TIMUR BERSHOLAWAT DALAM RANGKA HARI JADI KE – 76 PROVINSI JAWA TIMUR

Selasa, (12/10/2021) Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengikuti acara Jawa Timur Bersholawat dalam rangka hari jadi ke 76 Provinsi Jawa Timur melalui virtual di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso mulai pukul 19.30 WIB.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama Komandan Kodim 0807 Tulungagung Letkol. Inf. Yoki Malinton Kurniafari, S.H., M.Tr.(Han)., M.I.Pol, Kapolres Tulungagung AKBP. Handoko Subiakto, SH, SIK, MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si, beberapa Asisten dan Staf Ahli, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.

Sebelum acara Jatim Bersholawat dimulai, Pemerintah Kabupaten Tulungagung memberikan Santunan kepada anak Yatim Piatu dibawah asuhan Masjid Al Huda Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru.

Acara Jatim Bersholawat yang laksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Jombang tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa. Selain Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, juga hadir Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Ir. Heru Tjahjono, Bupati Jombang Munjida Wahab, Walikota Pasuruan Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), jajaran TNI, dan Polri, dan para Perangkat Daerah.

Khofifah menyebut, selalu dibiasakan jika ada sholawatan juga diikuti pemberian santunan untuk anak yatim. Semua yang dilakukan agar berkah untuk Provinsi Jawa Timur selalu tercurah dari Allah SWT, apalagi di masa pandemi ini.

Beliau juga menyampaikan, Provinsi Jatim menjadi terdepan dalam menekan penyebaran virus Covid-19 di Jatim, pertanyaan yang terlontar oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden kepada Presiden Joko Widodo, dirinya ikut menambahkan, berkah doa yang sering digelar menjadi bagian penentu.

“Bahkan, saat Bapak Presiden ditanya soal penanganan Covid-19 oleh Joe Biden, saya menambahkan, berkah doa Pak,” ujar Gubernur.

Mendengar itu, Habib Syech ikut memuji Gubernur Khofifah, dan berharap Jawa Tengah ikut meniru yang dilakukan Provinsi Jatim. Gubernur Khofifah menyebut, saat ini Provinsi Jatim telah berhasil berstatus Level 1, dan sementara menjadi satu-satunya Provinsi Level 1 di Jawa dan Bali.

Selain itu, dari 38 Kabupaten Kota di Jatim, sudah 32 Kabupaten Kota yang berstatus Level 1.
“Diantara Provinsi se-Indonesia, yang pertama kali Provinsi masuk Level 1, Level Kemenkes adalah Jawa Timur. Kami matur di Jawa Timur hari ini, 32 kabupaten kota dari 38 kabupaten kota menikah level setunggal (satu),” tegas Gubernur.

Disampaikan Gubernur Khofifah, semakin melandainya dan terkendalinya kasus penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, terbukti dengan turunnya Level, merupakan kerja keras dari seluruh stakeholder. Baik masyarakat, Pemda, TNI, maupun Polri.