APEL GELAR PASUKAN PERSIAPAN PELAKSANAAN OPERASI SEMERU 2021

APEL GELAR PASUKAN PERSIAPAN PELAKSANAAN OPERASI SEMERU 2021

Senin, (20/9/2021) pukul 08.00 WIB. Bertempat di halaman Kantor Polres Tulungagung telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2021.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., MH. Hadir dalam apel Wakapolres Tulungagung Kompol Christopher Adhikara Lebang, S.I.K., SH, beberapa PJU dan Perwira Staf Polres Tulungagung, Anggota dan ASN Polres Tulungagung, 1 Peleton Anggota Kodim 0807 Tulungagung, serta 1 Peleton Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung serta Satpol PP Kabupaten Tulungagung.

Sementara itu, sambutan Kapolda Jawa Timur yang dibacakan oleh Kapolres Tulungagung menyampaikan, bahwa pelaksanaan operasi patuh pada tahun 2021 ini masih dalam kondisi Pandemi covid-19, sehingga fokus pelaksanaan operasi ini lebih mengedepankan kegiatan yang bersifat preemtif dan preventif terutama dalam rangka sosialisasi kepatuhan protokol kesehatan kepada masyarakat selain juga memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas.

Pelaksanaan operasi ini berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 20 September sampai dengan 3 Oktober 2021 di seluruh wilayah Jawa Timur dalam bentuk Kamseltibcarlantas yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis dalam rangka meningkatkan simpati masyarakat.

Sasaran Operasi Patuh Semeru 2021, yaitu : (1) Segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menyebabkan cluster baru covid-19, (2) Masyarakat yang tidak patuh dalam protokol kesehatan, (3) Masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas, (4) Lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, dan rawan kerumunan.

Saat ini di wilayah jawa timur sudah mengalami penurunan level PPKM, dimana pembatasan kegiatan masyarakat sudah dikurangi dan beberapa area publik sudah dimulai dibuka kembali, sehingga perlu diwaspadai adanya peningkatan pergerakan kendaraan atau moda transportasi yang dapat menimbulkan kemacetan dan kecelakaan, terutama pada areal trouble spot, selain itu juga yang perlu diantisipasi adalah kerumunan massa di lokasi wisata dan pusat hiburan masyarakat lainnya guna mencegah penyebaran covid-19.

Diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada dengan menerapkan 5 M agar gelombang penyebaran covid-19 tidak terjadi kembali di wilayah Jawa Timur sehingga roda perekonomian dan kegiatan sosial lainnya dapat berjalan kembali normal.