BERITA TERKINI
Home / Tulungagung Update / Sosialisasi Analisa Pemutakhiran Zona Nilai Tanah dan PBB

Sosialisasi Analisa Pemutakhiran Zona Nilai Tanah dan PBB

Tulungagung – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung gelar sosialisasi pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan meningkatkan rasa keadilan dalam penetapan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak),” ujar Plt. Kepala Bapenda Tulungagung, Sugiono, saat melaporkan di Hall Crown Victoria Hotel Tulungagung, (4/3).Sekda Sukaji yang turut membuka kegiatan ini menyampaikan, “Penentuan nilai tanah dan nilai bangunan yang menjadi dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kadangkala belum menunjukkan kondisi yang sesungguhnya di pasar.”

Selain itu, menurut Sukaji, pemerintah harus mampu menjawab tuntutan masyarakat yang makin kritis dan dinamis terhadap NJOP yang mencerminkan nilai pasar yang akurat.Penggunaan NJOP di masyarakat sekarang memang semakin luas, tidak sebatas untuk kepentingan pajak tetapi juga untuk ganti rugi, agunan, maupun kepentingan lainnya.

Dinamika masyarakat juga menunjukkan bahwa perkembangan nilai jual tanah di wilayah Kabupaten Tulungagung mengalami perkembangan yang cepat seiring perkembangan wilayah dan tingkat perekonomian. Hal tersebut seyogyanya diimbangi dengan pemutakhiran data NJOP bumi agar tidak tertinggal jauh dengan nilai pasar.

Menurunnya kualitas NJOP akan memberikan dampak pada penerimaan negara maupun daerah, antara lain PBB, BPHTB serta PPh atas peralihan hak atas bumi dan bangunan.

“Saya berharap kita bisa meningkatkan kualitas dan akuntabilitas NJOP bumi sekaligus menggali potensi PBB dan BPHTB serta PPh dengan melakukan updating nilai sehingga diperoleh NJOP bumi yang wajar dan dapat diterima wajib pajak serta meningkatkan penerimaan daerah yang nantinya dapat digunakan untuk pembangunan di wilayah Kabupaten Tulungagung,” imbuh Sekda.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Geografi UGM dan diikuti oleh 115 peserta yg terdiri dari forkopimda, OPD terkait, perwakilan kecamatan dan desa, notaris, serta developer di seluruh Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga

Bupati Hadiri Tulungagung Recycling Network

Tulungagung – “Permasalahan sampah semakin serius seiring pertumbuhan penduduk. Jumlah timbunan sampah 520 ton per …