Home / Tulungagung Update / Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019

Selasa (28/5/2019), Polres Tulungagung bersama Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Forkopimda Kabupaten Tulungagung melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 yang bertempat di Halaman Kantor Bupati Tulungagung Jl. A. Yani Timur No. 37 Tulungagung. Apel dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB, adapun apel diikuti oleh :

1. POM TNI

2. 2 SST TNI 0807

3. 1 SST SAT SABHARA

4. 1 SST GAB STAF

5. 1 SSK GAB POLSEK JAJARAN

6. 1 SST SAT LANTAS

7. 1 SST GAB SAT INTELKAM DAN RESNARKOBA

8. 1 SST SAT RESKRIM

9. 1 SST DISHUB

10. 1SST SATPOL PP

11. 1 SST SENKOM

12. 1 SST RAPI

13. 1SST BANSER

14. 1 SST PRASBHARA SAKA

15. 1 SST RANMOR DINAS R2, R4 DAN R6

Adapun yang bertindak sebagai Pimpinan Apel yaitu Kapolres Tulungagung AKBP. Tofik Sukendar, SIK dan sebagai Komandan Apel yaitu Kasatlantas Polres Tulungagung AKP. Wisnu Setiawan Kuncoro, SIK. Dalam amanatnya Pimpinan Apel membacakan amanat dari Kapolri Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, P.hD yang menyampaikan Operasi Ketupat Tahun 2019, yang akan digelar selama

13 hari, mulai Rabu dini hari tanggal 29 Mei 2019, sampai dengan hari Senin tanggal 10 Juni 2019, memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi di tahun-tahun sebelumnya. Operasi Ketupat Tahun 2019 akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu Tahun 2019. Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2019 semakin kompleks.

Sejalan dengan hal tersebut, berbagai gangguan terhadap stabilitas kamtibmas berupa aksi serangan teror, baik kepada masyarakat maupun kepada personel dan markas Polri; berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat, seperti pencurian,

perampokan, penjambretan, begal, dan premanisme; aksi intoleransi dan kekerasan, seperti aksi sweeping oleh ormas; gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat, laut, dan udara; permasalahan terkait stabilitas harga dan

ketersediaan bahan pokok; dan bencana alam, tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam Operasi Ketupat Tahun 2019.

Operasi Ketupat Tahun 2019 akan diselenggarakan di seluruh 34 Polda dengan 11 Polda prioritas, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumatra Selatan, Polda Sulawesi Selatan, Polda Bali, dan Polda Papua.

Operasi akan melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri atas 93.589 personel Polri 13.131 personel TNI, 18.906 personel Kementerian dan Dinas terkait, 11.720 personel Satpol PP, 6.913 personel Pramuka, serta 16.076 personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Akan digelar 2.448 Pos Pengamanan, 764 Pos Pelayanan, 174 Pos Terpadu, dan 12 lokasi check point sepeda motor, pada pusat aktivitas masyarakat, lokasi rawan gangguan kamtibmas, serta lokasi rawan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Objek pengamanan dalam Operasi Ketupat Tahun 2019, antara lain berupa 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3.097 pusat perbelanjaan, 77.217 masjid, dan 3.530 objek wisata.

Analisis dan evaluasi terhadap penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2018 menujukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik. Koordinasi dan kerja sama sinergis seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat 2018 juga mendapatkan apresiasi yang baik dari publik.

Masyarakat maupun aksi intoleransi dan kekerasan, serta terpeliharanya stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok ditengah masyarakat. Keberhasilan juga diwujudkan dengan kelancaran arus mudik dan arus balik berkat ketersambungan Tol Trans Jawa dari Banten hingga Jawa Timur, ketepatan strategi dalam manajemen rekayasa lalu lintas, serta capaian aspek keselamatan berlalu lintas, berupa penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia hingga 37%.

Saya memiliki keyakinan dan harapan bahwa keberhasilan yang telah diraih dalam Operasi Ketupat Tahun 2018 akan dapat ditingkatkan di tahun 2019 ini.

Baca Juga

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulungagung Dalam Rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Pada HUT RI Ke-74

Tulungagung, Jumat (16/8). Seperti juga pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini DPRD Kabupaten Tulungagung kembali melaksanakan …