Home / Tulungagung Update / Pembukaan Rapat Kerja Daerah Dinsos KBPPA Kabupaten Tulungagung Tahun 2019

Pembukaan Rapat Kerja Daerah Dinsos KBPPA Kabupaten Tulungagung Tahun 2019

Pada hari ini Selasa (30/4/2019) Dinas Sosial Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsoskbppa) Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja Daerah Tahun 2019 yang bertempat di Auditorium STKIP PGRI Tulungagung. Acara dimulai pukul 08.45 WIB yang diikuti 320 orang yang terdiri dari Kepala UPT Dinsoskbppa Kabupaten Tulungagung, Penyuluh Keluarga Berencana, serta Pembantu Penyuluh Keluarga Berencana Desa (PPKBD).

Acara diawali dengan laporan dari Panitia yaitu Plt. Kepala Dinsoskbppa Kabupaten Tulungagung Drs. Suparni yang menjelaskan tentang tujuan dari kegiatan ini adalah :

1. Untuk menyamakan persepsi atas perkembangan program khususnya program sosial, kependudukan, Keluarga Berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak;

2. untuk mengetahui hasil program sosial KKBPK (kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga), pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tahun 2018 serta rencana operasional program tahun 2019;

3. Meningkatkan sinkronisasi dan koordinasi para pemangku kebijakan baik di tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten.

Acara dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM yang sekaligus membuka Rapat Kerja Daerah. Dalam sambutannya menyampaikan Rapat Kerja Daerah Dinsoskbppa Kabupaten Tulungagung tahun 2019, saya menyambut baik pertemuan strategis ini dalam menggalakkan kembali pelaksanaan program-program sosial Keluarga Berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Tulungagung sebagai salah satu upaya pembangunan masyarakat di Kabupaten Tulungagung.

Masalah kependudukan yang kita hadapi saat ini sangat kompleks terutama masalah pengendalian kelahiran, kualitas penduduk dan penyebaran penduduk yang kurang merata, masalah kemiskinan dan pengangguran. Berbagai problem tentang penyandang masalah kesejahteraan sosial serta masalah masalah yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak. Persebaran penduduk yang kurang merata merupakan tantangan berat yang harus di atasi demi keberhasilan pembangunan hal ini perlu penanganan secara seksama, sungguh-sungguh dan berkelanjutan terutama melalui peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan yang menyebar sampai ke seluruh daerah pegunungan dan daerah terpencil.

Sebagai salah satu program nasional, program-program sosial, Keluarga Berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak mempunyai arti yang sangat penting dalam upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera. Di samping program pendidikan dan kesehatan. Oleh sebab itu saya mengajak seluruh institusi pemerintah, swasta dan LSM untuk meningkatkan kepedulian dan peran sertanya terhadap program yang ditetapkan dan kita laksanakan secara terpadu dan sinergi. Sehingga menjadi satu kesatuan gerak dalam menanggulangi kondisi yang berkembang saat ini utamanya masalah kependudukan, kemiskinan dan pengangguran serta masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

secara alamiah laju pertumbuhan penduduk sangat dipengaruhi oleh adanya kelahiran dan kematian serta perpindahan penduduk. Oleh karena itu sektor yang terkait enggaknya bekerja sama secara gigih dan saling bersinergi untuk mengendalikan masing-masing faktor tersebut agar tujuan yang ditancapkan dapat tercapai dengan memprioritaskan wilayah yang rawan melalui intensitas penggarapan pelayanan KB.

Saya juga mengajak semua pihak untuk :

1. memberikan dukungan dan bantuan kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terkait dengan kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, kerawanan dan ketunaan sosial;

2. memberikan dokumen serta motivasi kepada seluruh keluarga sebagai salah satu sasaran program KB;

3. memberikan dukungan dan perhatian terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang selama ini cenderung rentan terhadap berbagai permasalahan sosial;

4. Mengkoordinasikan pelaksanaan pelayanan KB dengan instansi yang terkait baik di tingkat provinsi, kabupaten, Kecamatan, maupun di tingkat desa;

5. Memberikan dukungan dan perhatian khusus tentang pelayanan kontrasepsi gratis terutama bagi keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera 1 yang rentan terhadap kehamilan dan kelahiran.

Pada pelaksanaan rakerda ini secara detail kami minta kepada Kepala Dinas Sosial Keluarga Berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Tulungagung untuk memaparkan dinamika perkembangan program-program sosial kependudukan dan keluarga berencana program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Tulungagung serta pencapaian program tahun 2018 dan rencana operasional tahun 2019 untuk dijadikan acuan dalam pelaksanaan program Dinas Sosial Keluarga Berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Tulungagung.

Pada kesempatan ini pula saya berharap keberhasilan pelaksanaan program yang pernah diraih di masa yang lalu dapat dipertahankan dengan misi “mewujudkan Pembangunan berwawasan kependudukan dan keluarga kecil bahagia sejahtera”.

Rapat kerja daerah ini juga menghadirkan

Rakerda dinsos 2019 Perwakilan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur dan BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung.

Acara pembukaan selesai pukul 09.15 WIB. dengan lancar dan sukses.

Baca Juga

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulungagung Dalam Rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Pada HUT RI Ke-74

Tulungagung, Jumat (16/8). Seperti juga pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini DPRD Kabupaten Tulungagung kembali melaksanakan …