Home / Tulungagung Update / Khitanan Massal KPRI Hidup Pemerintah Kabupaten Tulungagung Tahun 2019

Khitanan Massal KPRI Hidup Pemerintah Kabupaten Tulungagung Tahun 2019

Pada hari ini Selasa (30/4/2019) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “HIDUP” Pemerintah Kabupaten Tulungagung melaksanakan kegiatan sosial yaitu Khitanan Massal. Untuk kegiatan pembukaan ini dilaksanakan di Gedung KPRI HIDUP Pemerintah Kabupaten Tulungagung Jl. A. Yani Timur No. 37 Tulungagung.

Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia Drs. H. Suprapto yang menjelaskan tentang tujuan diselenggarakannya kegiatan sosial Khitanan Massal ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Pada tahun 2019 ini yang ikut Khitanan Massal ini sebanyak 40 anak yang pelaksanaannya di laksanakan di Rumah Sakit dr. Iskak Kabupaten Tulungagung.

Dilanjutkan dengan sambutan Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM yang menyampaikan bahwa dalam rangka menjalin tali silaturahim dengan masyarakat yang secara khusus menjelang bulan suci romadhon, maka KPRI “HIDUP” Kabupaten Tulungagung merasa perlu dan wajib untuk melakukan kegiatan sosial yaitu berupa “khitanan massal” sebanyak 40 anak sebagai salah satu program kerja KPRI “HIDUP Kabupaten Tulungagung Tahun 2019. Selain menjelang bulan suci romadhon, maka kegiatan ini sengaja dilaksanakan pada saat liburan sekolah sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar dan bahkan memberikan manfaat di saat liburan sekolah. Selanjutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan secara tidak langsung akan mempererat tali persaudaraan, baik antara KPRI “HIDUP” dengan masyarakat sekitar maupun sesama peserta khitanan massal.

Dalam ajaran agama Islam, sunatan atau khitanan merupakan suatu kewajiban yang harus dijalankan khususnya bagi kaum laki-laki yang memasuki masa baligh atau beranjak dewasa, sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim. Dalam hal ini (khitanan) setidaknya ada 4 (empat) nilai yang terkandung di dalamnya, yaitu:

1. Nilai Iman, adalah salah satu hal yang dilakukan oleh orang beriman dengan tujuan untuk menegak-kan keimanan;

2. Nilai Kesehatan, dengan dikhitan maka akan dijauhkan dari berbagai penyakit yang tidak dikehendaki;

3. Nilai lbadah, dengan dikhitan seseorang akan menjadi suci dan mudah menjalankan peribadatan seperti shalat dan sebagainya;

4. Nilai Cinta,orang tua yang mengkhitan anaknya berarti telah menyiapkan kehidupan yang lebih baik untuk anaknya.

Selanjutnya Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM menyerahkan uang saku dari KPRI HIDUP Pemerintah Kabupaten Tulungagung kepada peserta Khitanan Massal dan sarung.

Acara pembukaan selesai pukul 09.00 WIB dengan lancar dan sukses.

Baca Juga

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulungagung Dalam Rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Pada HUT RI Ke-74

Tulungagung, Jumat (16/8). Seperti juga pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini DPRD Kabupaten Tulungagung kembali melaksanakan …