Jurnalisme Warga

Jurnalisme Warga

adalah kegiatan partisipasi aktif oleh masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian informasi. Ini akan menjadi tren baru tentang bagaimana pembaca membentuk informasi pada masa mendatang.

Kini, Kota Tulungagung Sudah Memiliki Gedung SMA Negeri

Seperti diketahui, sebelum dekade 80-an, Kabupaten Tulungagung hanya memiliki sebuah SMA Negeri, yaitu SMA Negeri Tulungagung (tanpa nomor 1). Berlokasi di desa/kecamatan Kedungwaru. Belakangan muncul SMPP (Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan) Negeri yang setara dengan SMA, berlokasi di desa Beji, kecamatan Boyolangu.

Menakar Angin Segar BPKD Tulungagung

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Benar, dengan mengetahui kondisi pada masa tertentu dan bagaimana tindak-tanduk orang-orang besar yang mendapat tempat di hati masyarakat sebagai pahlawan ketika itu, generasi kini bisa mendapatkan informasi sebagai bahan kontemplasi untuk melangkah, baik di masa kini maupun di masa yang akan datang. Namun, segala kemegahan dan kemilau peradaban masa lalu tersebut tentu tidak mungkin meninggalkan jejak jika tidak diikuti upaya untuk menuliskan dan mendokumentasikan hasil karya-karya yang pernah ada. Di sinilah letak pentingnya keberadaan dunia penerbitan serta Instansi Badan Perpustakaan, Dokumentasi, dan Kearsipan didirikan.

Tasyakuran Haji IPHI

Bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, IPHI Kab. Tulungagung menggelar tasyakuran kedatangan jamaah haji Kabupaten Tulungagung tahun 2014. Pelaksanaan tasyakuran diadakan pada hari Senin pagi, 3 November 2014, yang lalu. Dihadiri lebih dari 1,500 undangan, termasuk jamaah haji 2014. Kesemuanya duduk lesehan memenuhi pendopo. Tampak hadir dalam tasyakuran kali ini, adalah Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Sekkab Tulungagung, Forum Pimpinan Daerah, Ketua DPRD Kab. Tulungagung, Ketua Pengadilan Negeri, Kajari Tulungagung, Kepala Kemenag, seluruh Pengurus IPHI Tulungagung, seluruh kepala SKPD, seluruh Pimpinan KBIH, serta para haji sekabupaten Tulungagung.

JW Tulungagung Terbaik Jawa Timur 2014

Para Jurnalis Warga dari lima provinsi di Indonesia yaitu Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Papua, dan Jawa Timur, berkumpul di Surabaya mengikuti Festival Jurnalis Warga 2014. Acara yang berlangsung selama dua hari itu, 18-19/10, dipusatkan di gedung C kampus FISIP Universitas Airlangga Surabaya. Selain para Jurnalis Warga dari lima provinsi atau 24 kabupaten/kota di Indonesia, festival yang bertajuk ‘Bisingkan Suara Kita Rek ! Untuk Perbaikan Pelayanan Publik’ itu juga dihadiri oleh civitas akademik dari beberapa universitas negeri dan swasta di Jatim, seperti UNESA, UPN, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Bhayangkara Surabaya, Universitas dr. Soetomo, Universitas Negeri Trunojoyo Madura, dan tentu saja Universitas Airlangga Surabaya.

Puskesmas Beji Belum Maksimal Lakukan Monev Sufor

Kampanye pentingnya pemberian ASI Eklusif untuk bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Beji, Tulungagung, sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Hanya Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada awalnya belum maksimal. Hal ini menyebabkan gaung kampanye itu nyaris tidak terdengar. Apalagi dengan adanya promosi susu formula diberbagai media seperti televisi yang sangat masif, membuat susu formula 1 —untuk bayi 0-6 bulan— menjadi alternatif utama pemberian nutrisi kepada bayi baru lahir.

KPASI Kauman Siap Dongkrak Capaian ASI Eklusif Tulungagung

Pencapaian ASI Eksklusif Kabupaten Tulungagung dalam tahun 2013 terbilang jeblok. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Tulungagung masuk 5 besar terendah di Jawa Timur dengan prosentase 60,7%. Karena itu keberadaan Kelompok Pendukung ASI (KPASI) diharapkan mampu mendongkrak capaian ASI Eklusif di Kabupaten yang bersemboyan ayem tentrem mulyo lan tinoto ini.

Leli Cristiana Penghalang Utama Sufor di Desa Sobontoro

Sudah setahun setengah lamanya susu formula (sufor) untuk bayi usia 0-6 bulan dilarang beredar di wilayah kerja Puskesmas Beji, Tulungagung. Pihak Puskesmas dan para bidan desa di wilayah ini telah dengan berani memutus hubungan kontrak dengan distributor sufor.  Upaya bagaimana mencetak para bayi sebagai bibit unggul bangsa, tidak pernah jemu. Sebagaimana yang terjadi di Desa Sobontoro, satu dari delapan desa di wilayah Puskesmas Beji, Tulungagung.