Geliat KITa Merambah Anak Pesisir

Bulan Mei adalah Bulan Kebangkitan Nasional. Di bulan ini, KITa (Kelas Inspirasi Tulungagung) melaksanakan program kelas inspirasi serentak di sejumlah SD di daerah pesisir selatan kabupaten Tulungagung. Ada 7 sekolah yang menjadi sasaran program kelas inspirasi di daerah nelayan ini, yaitu:

  1. SDN 4 Besole, Kecamatan Besuki
  2. SDN 6 Besole, Kecamatan Besuki
  3. SDN 4 Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung
  4. SDN 5 Kalibatur, Kecamatan Kalidawir
  5. SD Swasta Dlodo, Kecamatan Pucanglaban
  6. SDN 6 Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung
  7. SDN 3 Kaligede, Kecamatan Pucanglaban

Tujuan pelaksanaan program kelas inspirasi kali ini adalah memberi motivasi dan inspirasi kepada siswa SD, khususnya anak pesisir yang mayoritas putera nelayan, agar memiliki cita-cita setinggi-tingginya. Tidak kalah dengan saudara-saudaranya yang berada di daerah perkotaan. Dengan motivasi dan inspirasi yang disampaikan oleh relawan pengajar dari berbagai profesi dan daerah ini, diharapkan anak-anak pesisir akan terbuka dan memperluas cakrawala pandangnya. Pada akhirnya, anak-anak akan mampu menemukan cita-cita luhur setinggi langit.

Sejumlah 92 relawan diterjunkan ke lapangan, yaitu SD pesisir terpilih, untuk menyukseskan program kelas inspirasi kali ini. Tim relawan tersebut berbagi tugas untuk menginspirasi di 7 SD terpilih. Masing-masing tim terdiri dari relawan pengajar, relawan fotografer/dokumentator, dan relawan fasilitator.

Setiap relawan mempunyai peran sesuai bidangnya, relawan pengajar bertugas memberi motivasi dan inspirasi di depan para siswa, bisa di dalam kelas maupun di luar kelas, relawan fotografer dan videografer bertugas mendokumentasikan seluruh kegiatan selama program berlangsung, dan relawan fasilitator bertugas mengakomodasikan dan memfasilitasi seluruh kebutuhan selama kegiatan berlangsung.

Bahkan untuk relawan fasilitator sudah bertugas jauh sebelum Hari-H kelas inspirasi dimulai, mulai dari survei lapangan, pengurusan izin, mengkoordinasikan tugas relawan, dan segala kebutuhan yang diperlukan oleh para relawan.

Dikatakan relawan, sebab dalam seluruh kegiatan tersebut, para relawan tidak mendapatkan imbalan, baik berupa uang maupun materi lainnya. Pun pula tidak melibatkan pendanaan dari mana pun, baik dari perusahaan maupun lembaga lain. Bahkan, para relawan dengan suka rela meluangkan waktu dan tenaga serta biaya sendiri demi suksesnya pelaksanaan program. Oleh karena itu, bagi relawan yang bekerja di instansi pemerintah atau swasta diharuskan mengambil cuti sehari selama kegiatan kelas inspirasi berlangsung.

Dalam kegiatan kelas inspirasi ketiga (KITa-3) di Tulungagung kali ini, relawan pengajar KITa berasal dari beragam profesi. Ada yang berasal dari pengadilan negeri, dosen, peneliti, instruktur pangan, konsultan SDM dan management, vocal instructor, tour guide, penulis, dokter, akuntan, dsb. Demikian juga profesi fotografer, ada yang berasal dari mereka yang benar-benar fotografer profesional, ada pula yang hanya sekedar hobi.

Sedangkan domisili para relawannya pun juga berasal dari berbagai kota, tidak hanya berasal dari Tulungagung, banyak juga yang berasal dari luar kota, bahkan ada yang berasal dari Jawa Tengah, Yogyakarta, dan DKI Jakarta.

Yang membanggakan, sesuai dengan slogan Kelas Inspirasi: “Langkah menjadi panutan, Ujar menjadi pengetahuan, Pengalaman menjadi inspirasi”, maka para relawan pun dengan penuh dedikasi menggugah mimpi anak negeri untuk meraih cita-cita untuk mengabdi pada ibu pertiwi. Sebagai simbol tergugahnya mimpi untuk meraih cita-cita setinggi langit, maka setiap akhir pertemuan di setiap SD sasaran, ditandai dengan melepas balon cita-cita. Dalam setiap balon tersebut tertulis setiap nama anak.

Memang kegiatan kelas inspirasi hanya sekilas serasa bagai mimpi. Tetapi para relawan berharap akan apa yang disampaikannya ini mampu menggugah mimpi luhur anak bangsa walaupun jauh di daerah pesisir, untuk menggapai cita-cita, dalam membangun nusa dan bangsa. Semoga!

Last modified on Monday, 08 June 2015 10:33
Yudi Manto

Jurnalis Warga Tulungagung, Puskakom - Kinerja USAID

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
  • No comments found