Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi, akhirnya barang jadi tersebut memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.

Dengan adanya kegiatan penumbuhan Industri Kecil aneka kue di lingkungan industri rokok maka Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengadakan pelatihan dengan maksud dan tujuan untuk mendorong kepada peserta mempunyai sifat-sifat untuk berwirausaha yang berani bersikap mengambil resiko, juga harus memiliki keuletan, kreatifitas dan teladan dalam menangani usaha juga mempunyai keberanian berpijak pada kemampuan sendiri atau kemandirian dengan kata lain mau menciptakan sesuatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal dan resiko serta menerima balas jasa dan kepuasan serta kebebasan pribadi.

Dengan pengolahan secara baik dan higienis itupun masih belum cukup untuk pemasaran yang baik, kemasan merupakan faktor pemasaran juga adapun Kunci utama untuk mendesain sebuah kemasan yang baik adalah kemasan tersebut harus simple,unik, elegan, fungsional dan menciptakan respons emosional positif yang secara tidak langsung “berkata”, “Belilah dan Pilihlah saya.”

Kemasan harus dapat menarik perhatian secara visual, emosional dan rasional. Sebuah desain kemasan yang bagus memberikan sebuah nilai tambah terhadap produk yang dikemasnya. Menurut penelitian, dari seluruh kegiatan penginderaan manusia, 80 % adalah penginderaan melalui penglihatan atau kasatmata (visual). Karena itulah, unsur-unsur grafis dari kemasan antara lain: warna, bentuk, merek, ilustrasi, huruf dan tata letak merupakan unsur visual yang mempunyai peran terbesar dalam proses penyampaian pesan secara kasatmata (visual communication).

Pelatihan tersebut dilaksanakan di hall Waroeng Bima pada tanggal 12 - 13 Mei 2014 sebanyak 20 Orang yang tersebar di desa Gesikan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungaggung dengan instruktur lokal dan profesional, harapan setelah diadakannya pelatihan dan bantuan peralatan khususnya peserta dapatnya dijadikan sebagai modal awal kedepan untuk berproduksi dan dimanfaatkan secara maksimal.

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
  • No comments found