Home / Tulungagung Update / Musrenbang Kabupaten Tulungagung Tahun 2019 Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung Tahun 2020

Musrenbang Kabupaten Tulungagung Tahun 2019 Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung Tahun 2020

Pada hari ini Kamis (14/3/2019) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Tahun 2019 dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung Tahun 2020 yang bertempat di Hall Hotel Crown Victoria Tulungagung. Acara dimulai pukul 09.00 WIB.

Acara diawali dengan laporan penyelenggara oleh Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung Ir. Suharto menyampaikan bahwa untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Tulungagung Tahun 2020 yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan, Pemerintah Daerah perlu menyelenggarakan Musrenbang secara berjenjang, mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, hingga Musrenbang Propinsi, dan Musrenbang Nasional. Penyusunan rancangan RKPD dilakukan melalui proses pembahasan yang intensif terkoordinasi baik dalam forum formal maupun informal dengan seluruh Perangkat Daerah melalui penyelenggaraan Musrenbang di Daerah masing-masing.

Sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan antar pelaku pembangunan tentang rancangan RKPD, Musrenbang berfungsi guna membahas dan sinkronisasi rencana kerja antar Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah dan Pemerintah, Pemerintah Daerah dan masyarakat. Salah satu dari fungsi penyusunan RKPD Kabupaten Tulungagung Tahun 2020 adalah :

1. Acuan bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung karena memuat kebijakan publik, yang penyusunannya berpedoman pada arah kebijakan dan sasaran pokok RPJMD 2005-2025 Kabupaten Tulungagung dan mengacu pada RKP Tahun 2020;

2. Pedoman dalam penyusunan APBD Kabupaten Tulungagung karena memuat arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tulungagung satu tahun;

3. Jaminan kepastian kebijakan yang mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

RKPD Kabupaten Tulungagung yang telah dibahas dan disepakati dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Tulungagung Tahun 2019 merupakan bahan konsep dalam penyusunan Rancangan APBD Tahun 2020 yang akan ditetapkan secara bersama antara DPRD Kabupaten Tulungagung dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Tujuan Musrenbang RKPD Kabupaten Tulungagung bertujuan untuk membahas

rancangan RKPD Kabupaten Tulungagung dalam rangka :

a. menyepakati permasalahan pembangunan Daerah;

b. menyepakati prioritas pembangunan Daerah;

c. menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi;

d. penyelarasan program dan kegiatan pembangunan Daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi; dan

e. Klasifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan Daerah Kabupaten/Kota dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang Kecamatan.

Prioritas pembangunan tersebut disusun dengan pertimbangan program yang bersifat realistis, penting dan mendesak untuk dilaksanakan, serta memiliki dampak nyata, terukur dan langsung dilaksanakan oleh masyarakat. Selain itu, prioritas pembangunan tersebut merupakan rencana bagi pencapaian sasaran pembangunan yang tertuang dalam dokumen perencanaan yang sedang atau sudah direncanakan.

Selanjutnya rancangan awal RKPD Kabupaten Tulungagung tersebut disampaikan kepada seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Tulungagung sebagai bahan rujukan dalam Penyusunan Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah.

Adapun Tema Pembangunan Kabupaten Tulungagung Tahun 2020 adalah :

Penguatan Reformasi Birokrasi, Optimalisasi Penguasaan Iptek dan Pembangunan Sarana Prasarana Pelayanan Dasar dan Infrastruktur Perekonomian Pendukung Sektor Unggulan Daerah.

Adapun prioritas daerah antara lain :

1. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, pelayanan dasar dan penanggulangan kemiskinan;

2. Peningkatan pemanfaatan Iptek dalam menunjang pencapaian sasaran pembangunan daerah;

3. Pengembangan infrastruktur untuk menunjang pertumbuhan ekonomi;

4. Penguatan konstribusi sektor-sektor unggulan dalam pertumbuhan ekonomi;

5. Peningkatan ketahanan pangan, tata kelola Sumber Daya Air dan pelestarian lingkungan hidup;

6. Peningkatan stabilitas keamanan, ketentraman, ketertiban dan kewaspadaan masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM yang sekaligus membuka acara Musrenbang serta menyampaikan bahwa musrenbang kali ini merupakan satu rangkaian dalam proses penyusunan RKPD Kabupaten Tulungagung Tahun 2020 dan merupakan tahun kedua dari pelaksanaan RPJMD Tahun 2018-2023. Untuk itu forum musrenbang ini diharapkan akan benar–benar menjadi wadah penyatuan tekad, pikiran dan langkah-langkah sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah, sehingga terjalin kerjasama yang efektif sebagai upaya mewujudkan pembangunan manusia secara komprehensif.

Kita ketahui bersama bahwa era revolusi Industri kempat sudah didepan mata, dimana era ini nantinya ditandai dengan pemanfaatan teknologi digital yang sangat dominan. Oleh karena itu saya ingin menegaskan bahwa menghadapi era revolusi Industri 4.0 kita semua harus kreatif dan berinovasi. Kita tidak dapat turut berkompetisi kalau bekerja hanya linear, bekerja hanya rutinitas, bekerja hanya monoton, pasti kita akan ketinggalan.

Tulungagung harus berfikir Out of the box khususnya terkait Teknologi Informasi dan harus dilakukan perubahan-perubahan secara masif, terintegrasi, melibatkan semua komponen masyarakat yang dapat menangkap peluang-peluang di masa depan.

Untuk itu penyusunan rencana program/kegiatan yang dilakukan melalui Forum Musrenbang RKPD kali ini harus benar-benar disesuaikan kebutuhan riil di lapangan dan menangkap peluang masa depan menghadapi revolusi industri keempat. Lakukan analisa dan pengukuran manfaat program secermat-cermatnya. Jangan sampai menyusun rencana program/kegiatan sekedarnya, hanya berdasar rutinitas dan monoton sehingga hanya mengejar realisasi anggaran seratus persen pada akhir tahun anggaran, sedangkan manfaatnya kurang diperhatikan. Untuk dapat menyongsong perkembangan jaman di masa depan kebiasaan-kebiasaan dan rutinitas itu harus ditinggalkan.

Dalam forum yang sangat penting ini, sebagai bahan pertimbangan penyusunan Rencana Program Kegiatan Pembangunan Tahun 2020 marilah mencermati capaian indikator kinerja bidang ekonomi, sosial dan lingkungan yang merupakan hasil kerja keras seluruh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, meliputi:

1. Pertumbuhan ekonomi Tulungagung tahun 2017 sebesar 5,08 persen, sedikit diatas pertumbuhan ekonomi nasional yakni 5,07 persen. Peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh peningkatan pada lapangan usaha pertanian, industri pengolahan dan usaha perdagangan.

2. Inflasi Kabupaten Tulungagung tahun 2018 sebesar 1,97 persen dibawah Inflasi Provinsi sebesar 2,86 persen dan Nasional sebesar 3,13 persen. Hal ini memberikan pengaruh yang positif dalam mendorong perekonomian karena jika inflasi diatas 10 persen (hiperinflasi) akan menyebabkan gangguan stabilitas ekonomi berupa harga-harga meningkat, daya beli masyarakat menurun.

3. Indeks Gini tahun 2017 sebesar 0,35 atau turun dibandingkan tahun 2016 sebesar 0,37. Hal ini menunjukkan rendahnya kesenjangan pendapatan antar wilayah di Kabupaten Tulungagung, yang berarti distribusi pendapatan masyarakat cenderung semakin merata. Angka ini dibawah angka nasional yakni 0,39 dan angka Provinsi Jawa Timur 0,40

4. Angka PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Kabupaten Tulungagung tahun 2017 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2016, yaitu dari 31,13 Trilyun Rupiah menjadi 33,74 Trilyun Rupiah atau naik sebesar 8,3 persen.

5. Dalam struktur ekonomi Kabupaten Tulungagung, Sektor Industri Pengolahan memberi kontribusi paling besar yang mencapai 21,12 persen. Kontribusi terbesar kedua adalah Pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 20,74 persen dan Perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 20,51 persen. Jika ketiga sektor ini didorong peningkatan produktifitasnya, maka akan menggerakkan ekonomi dan memberikan dampak ikutan (multiplier effect) yang cukup besar

6. Tingkat Kemiskinan Tulungagung memiliki tren yang cukup bagus dan terus menurun yaitu dari tahun 2017 sebesar 8,04 persen pada tahun 2018 turun menjadi 7,27 persen. Dan angka kemiskinan ini dibawah Angka Kemiskinan Nasional yaitu 9,66 persen dan Provinsi Jawa Timur sebesar 10,98 persen.

7. Indeks Pembangunan Manusia juga terus meningkat, yaitu dari tahun 2016 sebesar 70,82 dan tahun 2017 sebesar 71,24 dan masuk pada kategori tinggi. Peningkatan ini terutama ditunjang kinerja bidang pendidikan dan kesehatan yang terus meningkat, diantaranya ditandai dengan Angka Harapan Hidup Tulungagung yang saat ini mencapai 73,53 tahun, juga menurunnya Angka kematian bayi serta Angka kematian ibu dari tahun sebelumnya.

8. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup pada kategori yang cukup baik yaitu sebesar 70,54 pada tahun 2018 diatas angka provinsi Jawa Timur yaitu sebesar 66,36.

9. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 2,61 persen pada tahun 2018 di bawah angka TPT Provinsi Jawa Timur sebesar 3,99 persen. Hal ini menunjukkan tingginya tingkat kesempatan kerja di Tulungagung.

10. Indeks Pembangunan Gender terus meningkat dari 95,28 pada tahun 2016 menjadi 95,64 di tahun 2017. Kondisi ini menunjukkan Keadilan dan Kesetaraan Gender semakin meningkat.

11. Dari sisi pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berupaya meningkatkan kinerja, hal ini terlihat dari rata-rata Indeks Kepuasan Masyarakat yang terus meningkat pada tahun 2016 sebesar 75,23 , meningkat menjadi 77,82 di tahun 2017. Hal ini memperlihatkan rata-rata kinerja unit pelayanan yang baik, ditinjau dari aspek prosedur, SDM layanan, maupun kenyamanan lingkungan.

RPJMD Tahun 2018-2023 telah memasuki tahap Rancangan akhir, dan targetnya nanti akan ditetapkan di Bulan Maret. Dokumen inilah nantinya yang akan menjadi acuan 5 tahun kedepan dalam implementasi kebijakan pembangunan. Untuk itu perlu kami sampaikan bahwa lima proritas utama Pembangunan Daerah yang terjabarkan dalam Misi pada RPJMD periode 2018-2023 adalah sebagai berikut :

1) Mewujudkan keterjangkauan akses pembangunan sumberdaya manusia yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.

2) Mendorong penguatan ekonomi kerakyatan yang berbasis kearifan lokal dan potensi daerah.

3) Pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial dalam mewujudkan ketentraman, rasa aman, serta ketertiban masyarakat.

4) Membangun infrastruktur wilayah pinggiran yang berkualitas dalam mewujudkan pemerataan pembangunan.

5) Mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, profesional, dan transparan yang beriorientasi pada kepuasan masyarakat.

Bidang Pembangunan SDM, Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus melanjutkan program yang selama ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yakni Program Angkutan Sekolah Gratis, Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan gratis bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs. Disamping itu Peningkatan Pelayanan Rujukan pada RSUD dr. Iskak akan diperkuat dengan Pembangunan Ruang Rawat Inap Lima lantai sehingga dapat memberikan layanan yang lebih komprehensif kepada masyarakat Tulungagung.

Dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan menuntaskan penyediaan fasilitas perdagangan berupa Pasar Hewan Terpadu di Kecamatan Sumbergempol. Disamping itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat akan segera dibangun Mall Pelayanan Publik di Ex Pasar Hewan Beji.

Dari sisi Penanggulangan kemiskinan pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan memperkuat kinerja penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) diantaranya dengan memfasilitasi Shelter/Rumah Aman.

Keberhasilan pembangunan di Bidang Infrastruktur, dapat dilihat antara lain dari Pembangunan Jembatan Ngujang II, Pembangunan Rusunawa di IAIN dan STKIP PGRI, dan pembangunan Embung Nglurup. Pada tahun 2019 ini akan dilanjutkan pembangunan JLS Ruas Klatak – batas Trenggalek dan Besole – Brumbun, pembangunan pintu air kali ngrowo, dan pembangunan rusunawa MBR tahap II. Selain itu juga dilaksanakan program pembangunan berkelanjutan dalam rangka mendukung peningkatan pelayanan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, persampahan, penyediaan rumah layak huni, penyediaan sarana prasarana permukiman dan penanggulangan bencana.

Dari sisi Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten Tulungagung pada tahun 2018 telah membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi kepada seluruh Perangkat Daerah. Kemudian, di tahun 2019 tiga perangkat daerah diusulkan menjadi zona integritas menuju wilayah bebas korupsi ke Kementerian PAN-RB yaitu RSUD dr. Iskak, Kecamatan Ngunut dan Kecamatan Kedungwaru.

Kedepan akan kita wujudkan Smart City, tidak hanya sekedar e-goverment tapi lebih ke bagaimana mewujudkan smart people, smart living, smart goverment, smart economy, smart mobility, dan smart environment.

Dari sisi pemerintahan, khususnya guna peningkatan kinerja pegawai dalam pelaksanaan reformasi birokrasi, mulai tahun 2019 Pemerintah kabupaten Tulungagung telah menerapkan Tunjangan Kinerja Pegawai. Dimana nantinya salah satu indikator dalam penilaiannya akan ditambahkan kriteria Nilai SAKIP masing-masing perangkat Daerah sesuai rekomendasi dari Kementerian PAN-RB.

Untuk itu, saya menghimbau kepada semua kepala perangkat daerah dan jajarannya agar memastikan setiap pegawai memiliki kontribusi dalam pencapaian sasaran pembangunan daerah, dengan menyempurnakan keselarasan ukuran kinerja eselon II sampai dengan staf. Di samping itu perlu ditingkatkan kualitas perencanaan dan evaluasi program sehingga akuntabilitas kinerja organisasi meningkat.

Menghimbau pula bahwa pada Tanggal 17 April Tahun 2019 ini secara nasional akan dilaksanakan Agenda Demokrasi yaitu Pemilu serentak baik Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Legislatif dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Saya berharap kepada jajaran Pemerintah Desa dan masyarakat untuk terus meningkatkan semangat kebersamaan, menjaga kerukunan dan persatuan, menciptakan situasi yang kondusif, aman, tertib dan terkendali serta menjaga keutuhan dan kekompakan.

Khusus ASN untuk terus memegang prinsip netralitas, saya berharap agenda politik yang dilaksanakan nanti tidak menjadi hal yang dapat mengurangi semangat kebersamaan terlebih mengganggu kinerja pelayanan.

Pada tingkat nasional terdapat 3 dimensi pembangunan yang termaktub dalam nawacita yang terus dipacu pencapaiannya yaitu :

1) Dimensi pembangunan manusia;

2) Dimensi pembangunan sektor unggulan;

3) Dimensi pemerataan dan kewilayahan.

Disamping itu berdasarkan arahan Bapak Presiden bahwa anggaran daerah harus berorientasi manfaat untuk rakyat dan berorientasi pada prioritas yang mendukung pembangunan nasional serta kebijakan anggaran belanja yang mengikuti program prioritas.

Untuk itu dengan mempertimbangkan isu strategis saat ini, maka pada tahun 2020 tema RKPD adalah “Penguatan Reformasi Birokrasi, Optimalisasi Penguasaan IPTEK dan Pembangunan Sarana-Prasarana Pelayanan Dasar serta Infrastruktur Perekonomian Pendukung Sektor Unggulan Daerah”. Yang selanjutnya tema ini dijabarkan kedalam program prioritas pembangunan.

Keberhasilan pembangunan di Tulungagung tidak terlepas dari kerja keras masyarakat dan tentunya dukungan penganggaran dari pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pusat. Pada Tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Tulungagung mendapatkan Alokasi Bantuan Keuangan Khusus dari Provinsi Jawa Timur sebesar Rp. 10.886.139.000,00 (sepuluh milyar delapan ratus delapan puluh enam juta seratus tiga puluh sembilan ribu rupiah) untuk Peningkatan pendidikan, kesehatan dan Program Jalin Matra. Alokasi dimaksud tentunya akan memberikan manfaat yang besar bagi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Tulungagung.

Untuk itu pada kesempatan ini, seluruh jajaran Pemerintah Daerah dan Masyarakat Tulungagung mengucapkan terimakasih atas semua dukungan dan fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kedepan kiranya dapat terus ditingkatkan baik dari sisi alokasi maupun lokasi khususnya Bantuan Keuangan untuk peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.

Disamping itu satu hal yang perlu saya sampaikan dan patut kita banggakan juga bahwa atas kerja keras baik legislatif, eksekutif dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Tulungagung telah berhasil menerima berbagai penghargaan atas berbagai prestasi di tingkat nasional antara lain :

– Penghargaan Indek Kualitas Kebijakan Tertinggi Tingkat Nasional dari Lembaga Administrasi Negara terkait Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif

– Penghargaan Top 40 Pelayanan Publik dari Kemenpan RB

– Penghargaan tingkat kepatuhan terhadap Undang-undang No 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

– Penghargaan Evaluasi SAKIP tahun 2018 dari Kemenpan RB dengan predikat BB.

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan semoga Musrenbang Tahun 2019 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Tulungagung Tahun 2020 ini benar-benar akan menghasilkan program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan masyarakat Tulungagung yang lebih sejahtera.

Pada kesempatan ini pula Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM memberikan penghargaan evaluasi SAKIP tahun 2018 pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung mulai predikat A, BB, B dan C yang diterima oleh Kepala OPD maupun yang mewakili.

Acara dilanjutkan dengan diskusi pada masing-masing kelompok yang dipandu oleh Tim dari Bappeda Kabupaten Tulungagung dari masing-masing bidang.

Pada kegiatan ini juga dihadiri oleh :

1. Anggota Forkopimda Kab. Tulungagung

2. Ketua, Wakil Ketua dan Ketua Komisi DPRD Kabupaten Tulungagung

3. Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur

4. Kepala Bakorwil I Madiun

5. Sekretaris Daerah Kab. Tulungagung

6. Kepala Bappeda Kabupaten Kediri, Blitar dan Trenggalek atau yang mewakili

7. Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Badan, Dinas, Bagian dan Camat se-Kabupaten Tulungagung

8. Kepala Instansi Vertikal atau yang mewakili

9. Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Tulungagung beserta pengurus

10. Ibu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab.Tulungagung beserta pengurus

11. Tokoh masyarakat, LSM, Civitas Akademika, Dunia Usaha, Organisasi Masyarakat

 

Baca Juga

Seleksi Calon Anggota Paskibraka Kabupaten Tulungagung Tahun 2019

Pada hari ini Kamis (21/3/2019) Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tulungagung menggelar Seleksi Calon …