Home / Tulungagung Update / Pengukuhan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Tulungagung Masa Bakti 2019-2022

Pengukuhan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Tulungagung Masa Bakti 2019-2022

Pada hari ini Rabu (6/3/2019) Badan Wakaf Indonesia Propinsi Jawa Timur melantik Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Tulungagung masa bakti 2019-2022 bertempat di Ruang Prajamukti Kantor Bupati Tulungagung Jl. A. Yani Timur no 37 Tulungagung. Adapun yang melantik BWI Propinsi Jawa Timur adalah KH. Jeje Abdul Rozaq dan acara dimulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan pelantikan Pengurus BWI Perwakilan Tulungagung juga disaksikan oleh Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM.

Sambutan :

1. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung Drs. H. Ngudiono, M.Ag, MM menyampaikan selamat kepada Pengurus BWI Perwakilan Tulungagung yang telah dilantik/dikukuhkan oleh BWI Propinsi Jawa Timur. Semoga tugas dan fungsi BWI Perwakilan Tulungagung bisa amanah dan diharapkan data masjid/musholla di Kabupaten Tulungagung bisa terdata dan sudah tersertifikasi.

2. Wakil Ketua BWI Propinsi Jawa Timur KH. JEJE ABDUL ROZAQ menyampaikan diharapkan kepada para pengurus BWI Perwakilan Tulungagung yang setelah dikukuhkan bisa menyelamatkan aset wakaf sampai dengan sertifikat wakaf dan wakaf bisa diproduktifkan, serta aset wakaf jangan sampai habis atau hilang. Dan sesuai dengan amanah perundang-undangan yang berlaku. Serta BWI Jatim akan menyelenggarakan Pelatihan kepada Nazhir.

3. Sambutan Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM menyampaikan selamat kepada segenap pengurus BWI Kabupaten Tulungagung masa khidmat 2019-2022 yang hari ini dikukuhkan. Diharapkan dengan terbentuknya BWI Perwakilan Tulungagung ini, dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, aset wakaf yang ada dapat dikembangkan secara produktif dan mampu menggali dan memanfaatkan potensi yang tersebar di Kabupaten Tulungagung. Selain itu, dapat menambah kekuatan kepada kita untuk menyelesaikan tanah wakaf yang masih terbengkalai. Saat ini jumlah tanah wakaf yang bersertifikat jauh lebih kecil, jika dibanding dengan tanah wakaf yang masih belum bersertifikat. Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya badan wakaf ini bisa mempercepat penyelesaian tanah wakaf di Kabupaten Tulungagung. Dalam upaya memajukan wakaf ini, ada 3 hal penting yang perlu diketahui antara lain : Yang Pertama, Memetakan potensi Wakaf dan menyelamatkannya, di mana tanah-tanah wakaf yang bisa produktif. Yang kedua, Mengelola Wakaf yang sudah ada dan mencari trobosan baru dalam bentuk harta wakaf, namun tidak hanya bentuk tanah tapi juga uang. Yang ketiga, Mengembangkannya, mengenter-preneur dari para pengelola, karena prinsip wakaf adalah untuk mengembangkan harta wakaf, jadi semestinya harus dibisniskan supaya menambah nilai wakaf. Pada kesempatan ini, tidak lupa saya menyampaikan terimah kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung yang terus memberikan pendampingan, sehingga BWI Tulungagung dapat terbentuk, dan hal ini menjadi faktor penting dalam menggerakkan kelembagaan ini, dan saya yakin dunia perwakafan di Kabupaten Tulungagung akan semakin baik. Oleh karena itu kita akan melakukan upaya bersama-sama dengan lembaga lain dengan bersinergi, tidak lagi melakukan dengan sendiri-sendiri. Saya sangat senang karena Kemenag Kabupaten Tulungagung sangat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan instansi terkait lainnya, sehingga menghasilkan hal yang positif. Selain itu, kita memerlukan langkah progresif untuk menghidupkan wakaf yang telah berjalan sebelumnya, agar dapat berkontribusi kepada tingkat kesejahteraan ummat. Karena wakaf, tidak terbatas pada ruang gerak yang selama ini dipandang sebagian kalangan, terbatas pada pemaknaan wakaf pada sarana ibadah seperti Masjid, Musholla dan tanah perkuburan. Tapi lebih dari itu, Umat Islam harus menyadari bahwa wakaf sebagai salah satu komponen yang dapat meng up-grade kemakmuran masyarakat. Dengan dilantiknya kepengurusan BWI Kabupaten Tulungagung hari ini, hendaknya dan semoga mampu menjaga amanah untuk bagaimana pengelolaan wakaf yang ada di kabupaten ini betul-betul bisa dinikmati oleh umat, dan kepada kepala KUA yang sekaligus sebagai PPAIW di masing-masing kecamatan saya harapkan kerjasamanya untuk penataan barang-barang wakaf menjadi lebih baik, untuk dipetakan, dan dikembangkan untuk kemaslahatan umat.

Wakaf merupakan aset Allah, pelepasan hak milik dari seseorang untuk dihakkan kepada Allah, untuk kemaslahatan agama dan umat manusia maka, kedepan kita harus berhati-hati untuk menjaga aset Allah ini, agar kedepan kita bisa menjaga dengan baik, bagaimana pengelolaannya tentunya dengan penuh kesungguhan. Wakaf ini merupakan amanah umat yang diharapkan bermanfaat untuk umat dan jangan sampai dibiarkan terlantar yang justru menjadi kerikil-kerikil yang berpotensi pada permasalahan umat, kita harus memetakan tanah mana saja yang sudah bersertifikat dan mana yang masih abu-abu, kita harus saling bantu membantu, bahu membahu dalam mensukseskan program BWI kedepan. Yang terakhir, saya titip pesan kepada hadirin sekalian selaku tokoh masyarakat dilingkungan masing-masing, dalam menghadapi pelaksanaan pemilu yang akan datang, yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif, kiranya dapat membantu memberikan pengertian kepada masyarakat, bahwa diantara kita ada yang beda dalam pilihannya, mari kita sepakati untuk saling menghargai dan saling menghormati sebuah demokrasi, meskipun ada perbedaan dalam pilihan jangan sampai menimbulkan perselisihan atau perpecahan, jalinan persaudaraan dan silaturahmi tetap melekat dengan kuat tanpa sekat di hati kita masing-masing, semoga Alloh SWT senantiasa memberikan keselamatan setiap langkah kita baik dunia maupun akhirat, diberikan kesehatan jasmani maupun rokhani kita, bertambahnya ilmu yang bermanfaat dunia akhirat, dimudahkan segala urusan kita, pekerjaan kita, dan rezeki yang lapang.

Adapun susunan Pengurus BWI Perwakilan Tulungagung berdasarkan Surat Keputusan Badan Pelaksana Wakaf Indonesia Nomor : 06/BWUP-BWI/2019 tentang Penetapan Pengurua Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Tulungagung Propinsi Jawa Timur masa jabatan 2019-2022 ditetapkan di Jakarta tertanggal 29 Januari 2019 sebagai berikut :

Dewan Pertimbangan :

Ketua : Drs. H. Ngudiono, M.Ag., MM

Anggota : KH. Hadi Muhammad Mahfudz

Drs. Suyadi, MM

Badan Pelaksana :

Ketua : Dr. H. Muhtarom, M.Ag

Wakil Ketua : Turkan, Aptnh

Sekretaris : Ahmad Balya, M.Ag

Bendahara : Drs. Lamuji

Divisi-divisi

Pembinaan Nazhir : KH. Muhson, M.Sy

Pengelolaan dan Pemberdayaan Wakaf : Djumar, S.Ag

Hubungan Masyarakat : Slamet Riyanto

Kelembagaan dan Bantuan Hukum : Fayakun, SH, M.Hum

Penelitian dan Pengembangan Wakaf : Ahmad Supriadi, M.Pd.I

Baca Juga

Seleksi Calon Anggota Paskibraka Kabupaten Tulungagung Tahun 2019

Pada hari ini Kamis (21/3/2019) Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tulungagung menggelar Seleksi Calon …