Home / Tulungagung Update / Kumpul Bocah Kabupaten Tulungagung Tahun 2018

Kumpul Bocah Kabupaten Tulungagung Tahun 2018

Seiring dengan perkembangan media yang pesat dan penggunaan gadget yang kurang terarah memicu adanya kasus-kasus kejahatan di media sosial serta anak rawan melihat situs yang tidak baik seperti pornografi, dan tentu saja dampak kejahatan di media sosial terhadap anak sangat merugikan anak. Dewan Perwakilan Anak (DPA) sebagai konselor sebaya akan membantu proses penyusunan rekomendasi anak-anak melalui Kegiatan Kumpulan Bocah. Kumpul Bocah adalah kegiatan rutin setiap dua tahun sekali guna menyusun rekomendasi untuk pemerintah, masyarakat, orang tua dan teman sebaya.

Berkenaan dengan hal itu Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Sosial Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOSKBPPPA) pada hari ini Sabtu (29/12) menyelenggarakan kegiatan Kumpul Bocah Kabupaten Tulungagung Tahun 2018 dengan Tema “KURANGI PENGGUNAAN GADGET HIDUPKAN KEMBALI PERMAINAN TRADISIONAL” bertempat di taman Aloon-aloon Tulungagung.

Tujuan kegiatan ini adalah mengurangi penggunaan gadget pada anak dan melestarikan permainan tradisional. Dan hasil yang diharapkan adalah :

1. Meningkatkan pemahaman anak terhadap hak anak;

2. Meningkatnya pemahaman anak terhadap isu-isu anak terutama isu internet sehat dan kejahatan di dunia maya;

3. Meningkatnya pemahaman anak dan semua pihak yang terlibat terhadap pentingnya pelestarian permainan tradisional;

4. Mendorong anak untuk mendukung pelestarian permainan tradisional dan mengurangi penggunaan gadget.

Acara dibuka oleh Plt. Kepala Dinsoskbpppa Kabupaten Tulungagung Drs. Suparni, MM membacakan sambutan Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bahwa tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini dimana perkembangan teknologi selain memberikan manfaat positif juga telah memberikan dampak negatif diantaranya anak-anak sekarang cenderung asyik dengan dunianya main game sendiri, cenderung tidak mengindahkan interaksi dengan lingkungan sosial dan anak-anak tak lagi mengenal permainan tradisional. Untuk itu dengan kegiatan Kumpul Bocah Tahun 2018 akan menghasilkan rekomendasi yang mampu menginspirasi dan mendorong anak-anak untuk berkarya dan bercita-cita tanpa harus kehilangan jati diri, empati dan kepekaan dengan lingkungan sekitarnya. Serta berharap anak-anak Tulungagung yang kita banggakan harus tumbuh menjadi anak GENIUS yakni :

1. Gesit atau cekatan dalam melaksanakan tugas sesuai tahapan perkembangannya;

2. Empati yaitu merasakan apa yang dirasakan orang lain;

3. Berani dalam artian memiliki rasa percaya diri dalam menghadapai tantangan demi mempertahankan kebenaran;

4. Unggul atau memiliki keistimewaan dalam kebaikan; serta

5. Sehat yang berarti bebas dari sakit atau hal negatif secara fisik maupun psikis.

Anak-anak Tulungagung selain GENIUS juga harus mampu mengembangkan rasa setia kawan, bekerjasama dalam menggapai prestasi serta terus beribadah sesuai agama kalian masing-masing, dan berperilaku santun kepada Guru, orang tua dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari peserta kumpul bocah 91 anak dan pengurus Dewan Perwakilan Anak (DPA) 59 anak. Acara ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari mulai tanggal 29 dan 30 Desember 2018 dengan berbagai macam kegiatan.

Baca Juga

Upaya Penanggulangan TBC di Kabupaten Tulungagung

Dihadiri oleh OPD terkait, Aisiyah, LSM Peduli TBC serta mahasiswa S2 yang akan melakukan penelitian …