Home / SOSIAL KEMASYARAKATAN / Peran Aparatur Pemerintah Desa dan Kelurahan Dalam Pemilukada Serentak 2018

Peran Aparatur Pemerintah Desa dan Kelurahan Dalam Pemilukada Serentak 2018

Running atau tahapan Pemilukada serentak 2018  saat ini masih dalam tahapan mempersiapkan Pembentukan PPK, PPS yang akan dilaksanakan pada 12 Oktober 2017 – 11 November 2017. Berkenaan dengan peran penting aparat pemerintahan desa dan kelurahan maka perlu kiranya Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan SOSIALISASI PERAN STRATEGIS APARATUR PEMERINTAH DESA DAN KELURAHAN DALAM PENYELENGGARAAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2018 pada hari Selasa, 10 Oktober 2017 di Gedung Graha Krida Wiyata Universitas Tulungagung.

Dalam laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Ir. Usmalik. MSi kegiatan ini diikuti oleh 19 Camat, 257 Kepala Desa dan 14 Lurah. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini diantaranya adalah :

  • Meningkatkan peran Aparatus Pemerintah Desa/Kelurahan dalam rangka Pilkada Serentak 2018
  • Meningkatkan Pemahaman dan Pengetahuan tentang Peran Strategis Aparatur Pemerintah Desa/Kelurahan dalam rangka pilkada Serentak tahun 2018
  • Mengoptimalkan Peran Aparatur Pemeritah Desa/Kelurahan dalam rangka Pilkada Serentak tahun 2018

Hadir dalam kegiatan ini selain Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, Msi, Wakil Bupati Drs. Maryoto Bhirowo MM, juga narasumber yakni Kepala Bakesbangpol Rudy Christianto, SE, MM juga Komisioner KPU Mohammad Fatah Masrun, MSi. Menutup Laporan Ketua Panitia, Kepala Bagian Administra Pemerintahan berharap dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini dapat mewujudkan masyarakat Tulungagung yang Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung berharap agar peran Strategis Aparatur Pemerintah Desa Dan Kelurahan dalam Penyelenggaraan Pemilukada mampu memberikan pemahaman serta meningkatkan koordinasi antara berbagai unsur yang terlibat, terutama menggerakkan peran serta masyarakat, sehingga penyelenggaraan pemilukada serentak 2018 berjalan dengan tertib dan lancar.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Pemilukada Serentak tahun 2018 dilaksanakan oleh KPU dan pengawasannya dilaksanakan oleh Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslu). Namum Pemilukada juga membutuhkan dukungan stakeholders lain diluar penyelenggara tersebut, yaitu Pemerintah Daerah, Kepolisian, TNI, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa/Kelurahan serta masyarakat tentunya. Peran serta masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan Pemilukada sangat diperlukan, terutama untuk mengisi panitia pemilihan di tingkat kecamatan, desa sampai pada TPS, baik sebagai PPK, Panwascam, PPL maupun Linmas. Dalam Pemilukada Serentak 2018 nanti selain akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, ada 18 Kabupaten/kota di Jatim yang akan memilih Bupati-Wakil Bupati serta Wali Kota-Wakil Walikota. (DISKOMINFO)

Baca Juga

Luber Jurdil Untuk Pilkada Bersama 2018

Tekad menjadikan Pilkada serentak menjadi Pilkada Damai rupanya menjadi keinginan semua pihak, hal ini terlihat …