Home / PARIWISATA / Gerakan Pesisir Berseri di Pantai Sidem

Gerakan Pesisir Berseri di Pantai Sidem

Gerakan Pesisir Berseri, Bersih Sehat Lestari yang dilaksanakan pada hari Minggu 24 September 2017 di Pantai Sidem Tulungagung ini bertujuan untuk menciptakan pantai yang bersih indah sehingga layak untuk dikunjungi sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar pantai. Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Kelautan dan UPT Dinas Kelautan Provinsi Jawa Timur ini dimaknai sebagai start atau awal dari seluruh kegiatan di pantai Sidem, hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan Ir. Tatang Suhartono dalam sambutan pada kegiatan Bersih-Bersih patai kali ini.

Selain menjadikan kegiatan bersih-bersih kali ini sebagai start atau awal gerakan, Kadis Kelautan juga mengingatkan bahwa luasan pantai yang mencapai 2/3 dari seluruh permukaan wilayah di Indonesia, tentunya hal ini lah yang harus disikapi secara bijak. Karena dengan sumber daya alam dari laut inilah nantinya akan terpenuhi kecukupan perekonomian masyarakat pesisir. Diharapkan dari kegiatan bersih-bersih pesisir kali ini akan menjadi budaya atau kebiasaan, nantinya masyarakat tidak hanya melakukan bersih-bersih pesisir jika sampah sudah menumpuk namun sudah mulai biasa membersihkan sampah sekecil apapun ada sampah di sekitar pesisir. Hal ini mengingat bahwa sampah di pesisir itu bukan hanya berasal dari daratan, tapi juga dari tengah laut yang terbawa ombak. Selain kegiatan bersih-bersih pantai kegiatan ini juga diramaikan dengan kegiatan penananman cemara udang yang dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat, diantaranya komunitas memancing, pelajar, pecinta alam, Muspika Kecamatan Besuki, serta perwakilan dari OPD yang terkait.

Tatang Suhartono juga mengatakan, jika pantainya bersih rimbun nantinya wisatawan yang berkunjung bukan hanya untuk melihat pantai, namum juga berbelanja souvenir serta kulinernya juga akan laris manis. Pantai yang bersih bukan hanya akan menguntungkan dari sektor pariwisata namun juga akan memudahkan para nelayan dalam menjalankan kegiatannya menjaring ikan. Selama ini ada keluhan dari para nelayan tentang banyaknya sampah yang tersangkut dijaring nelayan, hal ini tentunya akan sangat mengganggu para nelayan dalam bekerja.

Masyarakat pesisir yang diwakili oleh Sumaryanto yang juga perangkat Desa Besole mengatakan bahwa selama ini pesisir sering mendapatkan predikat sebagai wilayah terkotor karena banyaknya sampah disekitar pantai, untuk itu masyarakat pesisir akan terus berusaha mengatasi masalah sampah. Meskipun sampah ini bukan hanya berasal dari rumah tangga namun juga berasal dari ladang dan industri atau perusahaan, untuk itu perangkat berharap akan masalah sampah di pantai Sidem ini bisa dibahas di tingkat kabupaten. (DISKOMINFO)

Baca Juga

Gagang Rejeb Sidi, Varietas Unggul Tembakau Tulungagung

Bertempat di Desa Wates Kacamatan Campurdarat, Jumat 17 November 2017 Bupati Tulungagung Syahri Mulyo membuka …