Home / KESEHATAN / Bendosari Ngantru Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Bendosari Ngantru Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Dengan hanya membayar iuran sebesar 8.300 rupiah seluruh perangkata desa, BPD serta RT-RW se desa Bendosari Kecamatan Ngantru bisa mengklaimkan jika terjadi kecelakaan kerja ataupun kematian ke BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut terungkap dari sambutan perangkat desa Bendosari Agus Puromo pada saat Sosialisasi Desa Sadar BPJS yang dilaksanakan pada hari Rabu, 20 September 2017 bertempat di Balai Desa Bendosari Kecamatan Ngantru

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Blitar, Camat Ngantru, Muspika,BPD, perangkat desa, RT-RW serta pelaku usaha UMKM dan warga desa Bendosari Ngantru berlangsung begitu gayeng, hal ini dikarenakan masalah asuransi ketenagakerjaan mertupakan hal yang langsung menyentuh seluruh masyarakat. Sebagi cotoh, nantinya para pekerja non formal seperti tukang, para perajin bisa ikut serta menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Seperti disampaikan oleh agus Purnomo, bahwa iuran sebesar 8.300 rupiah perbulan nantinya akan dipotongkan dari insentif dari perangkat, BPD serta RT-RW. Hal ini dikarenakan di Desa Bendosari sudah ada payung hukum berupa Peraturan Desa yang melindungi terkait pemotongan insentif yang digunakan untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Terpilihnya Desa Bendosari sebagai percontohan Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan dikarenakan Desa Bendosari tertunjuk mengikuti lomba desa tingkat nasional, untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera menuju Tulungagung yang Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto. Dengan kesadaran menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan nantinya perangkat dan warga Bendosari akan bisa mendapatkan santunan Jaminan Kecelakaan kerja dan santunan kematian 24 jam penuh. Hal ini berbeda jika hanya menjadi peserta BPJS Kesehatan, dimana hanya sakit yang sifatnya alami saja yang bisa mendapatkan jaminan.

“Dengan peningkatan Honor perangkat, tentunya tidaklah berat bagi perangkat untuk membayar iuran BPJS yang 8.300 rupiah perbulan” demikian sambutan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, MSi dalam sosialisasi yang digelar dimalam hari tersebut. Namun demikian Bupati berharap, dari iuran yang sudah dibayarkan tersebut warga Bendosari tidak sampai mengklaimkan asuransi dimaksud, menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan semata-mata hanyalah  sebagai proteksi dalam beraktifitas sehar-hari. Ini artinya Bupati berharap semua akan selamat dalam beraktifitas. (DISKOMINFO)

Baca Juga

Gelar Pameran Agribisnis 2017